Tampilkan postingan dengan label Dunia Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Antariksa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juli 2013

Wajah Bumi di Malam Hari (Dilihat Dari Antariksa)







Bumi acapkali disebut 'blue planet' karena citranya yang tampak biru saat diambil pada siang hari. Tapi, apakah Bumi juga biru pada malam hari?

Citra terbaru yang dirilis National Oceanic and Atmnospheric Administration (NOAA) menunjukkan bahwa setelah Matahari tenggelam, bila dilihat antariksa, Bumi lebih menyerupai kelereng hitam dengan hiasan glitter keemasan.

Citra yang diambil dengan instrumen di satelit Suomi NPP tersebut dirilis di ajang American Geophysical Union yang diadakan di San Fransisco, Selasa (4/12/2012).

"Untuk alasan yang sama dengan kita harus melihat Bumi di siang hari, kita juga mesti melihat Bumi malam hari. Tak seperti manusia, Bumi tak pernah tidur," kata Steve Miller dari NOAA seperti dikutip Space, Rabu (5/12/2012).

Instrumen yang digunakan untuk menghasilkan citra Bumi kali ini disebut Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS). Instrumen ini sebenarnya berfungsi menangkap data awan, salju dan formasi es di malam hari.

VIIRS begitu sensitif sehingga cahaya yang dihasilkan oleh lampu-lampu di muka Bumi pun terlihat. Tampak sungai Nil diterangi oleh cahaya, begitu pula wilayah pantai timur Amerika Serikat.

Citra juga memperlihatkan cahaya yang berasal dari Bulan, aurora dan api alami. Cahaya itulah yang membuat Bumi kerlap-kerlip seperti berhias glitter emas.



sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/50c07346e674b4bd0500005e/wajah-bumi-di-malam-hari-dilihat-dari-antariksa/

Senin, 08 Juli 2013

Spiral Aneh Ini Jadi Petunjuk "Kematian" Matahari


Kemungkinan dibentuk oleh gas dari bintang raksasa merah yang sekarat
Spoilerfor Penampakan:


Suatu saat nanti, sekitar 5 miliar tahun lagi, Matahari -- di mana Bumi dan seluruh planet di Tata Surya akan mati. Penemuan struktur spiral aneh yang mengelilingi sebuah bintang merah raksasa yang sekarat, mungkin jadi petunjuk, bagaimana perilaku Sang Surya di akhir hidupnya.

Spiral tersebut ditemukan tim astronom internasional menggunakan teleskop Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array (ALMA) in utara Chile. Struktur itu sebelumnya belum pernah dijumpai itu berada dalam

kungkungan gas dan debu di sekitar bintang merah yang jaraknya sekitar 1.000 juta tahun cahaya dari Bumi.

Spiral itu diperkirakan dibentuk oleh gas dari bintang raksasa merah yang sekarat -- yang disebut R Sculptoris.


Struktur ini menyediakan informasi tentang kecepatan angin meniup R Sculptoris, mengungkap bahwa bintang itu telah kehilangan massanya tiga kali lipat dari yang diperkirakan sebelumnya.


"Kami telah melihat bentuk seperti cangkang di sekitar bintang jenis ini sebelumnya, namun ini adalah pertama kalinya kami melihat spiral material yang keluar dari bintang," kata penulis utama Matthias Maercker, ilmuwan dari University of Bonn, Jerman. "Kita bisa 'berjalan' di sepanjang spiral dan menggunakannya sebagai jam untuk melihat apa yang sedang terjadi."


Untuk diketahui, bintang seperti Matahari akan berkembang menjadi raksasa merah pada tahap terakhir dari evolusinya. Ketika matahari mencapai tahap ini dalam waktu sekitar 5 miliar tahun, lapisan luarnya akan menyebar sejauh orbit Bumi.


Setiap 10.000 hingga 50.000 tahun, muncul gas raksasa yang akan membakar helium selama beberapa ratus tahun, dalam proses yang dikenal sebagai thermal pulse. Proses ini juga menyebabkan pencampuran antar lapisan bintang.


"Elemen thermal adalah bagian penting dari evolusi akhir bintang," kata Maercker kepada SPACE.com. "Mereka bertanggung jawab untuk pembentukan unsur-unsur baru, yang pada akhirnya akan menjadi bintang dan sistem planet baru."


Paling Mahal

Bentuk spiral tak biasa itu mungkin diciptakan oleh sebuah bintang pendamping tersembunyi mengorbit raksasa merah. Temuan penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Untuk diketahui, ALMA adalah teleskop paling mahal di dunia berbasis darat yang menghasilkan gambar sepuluh kali lebih tajam dari Hubble.


Dengan lokasinya di ketinggian 16.000 kaki di Pegunungan Andes, ALMA adalah mesin tertinggi di dunia. ALMA memiliki 66 antena yang menjelajahi alam semesta melalui gelombang radio yang dipancarkan oleh galaksi, bintang dan benda lain yang tidak bisa ditangkap oleh teleskop optik dan inframerah -- yang hanya dapat menerima cahaya.




sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016922657/spiral-aneh-ini-jadi-petunjuk-quotkematianquot-matahari/

Cara Menonton Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor orionid pertama kali ditemukan oleh E.C. Herrick (Connecticut, USA) pada kisaran tahun 1839 saat ia membuat pernyataan ambisius bahwa aktivitas hujan meteor tersebut terjadi tanggal 8 – 15 Oktober. Pernyataan yang serupa kembali terlontar di tahun 1840 saat ia berkomentar kalau “waktu yang tepat dari hujan meteor dengan frekuensi yang besar di Bulan Oktober masih belum betul-betul diketahui, namun kemungkinannya aktivitas meteor tersebut bisa ditemukan antara tanggal 8 – 25 Oktober”.
Pengamatan hujan meteor Orionid secara presisi pertama kali dilakukan oleh A. S. Herschel pada tanggal 18 Oktober 1864 saat 14 meteor ditemukan tampak berasal dari rasi Orion. Dan di tahun 1865 tanggal 20 Oktober, Herschel mengkonfirmasi radian hujan Meteor tersebut memang berasal dari Rasi Orion.

Spoilerfor buka:



Hujan meteor Orionid terlihat tiap Oktober dan paling terlihat pada Sabtu tengah malam hingga Minggu pagi. Fenomena alam ini merupakan hasil dari debu komet Halley yang memukul atmosfer bumi ketika planet kita dalam perjalanan orbit mengitari matahari. Pada masa puncaknya, diperkirakan lebih dari 20 meteor yang bakal berkedip melintasi langit tiap jamnya.

Tiap pertengahan Oktober, puing-puing komet ini memang bersentuhan dengan atmosfer bumi. Puing-puing alias debu komet Halley ini bergerak dengan kecepatan 148 ribu mph. Ketika menabrak atmosfer benda ini akan terbakar dan menghasilkan kilatan cahaya yang kita sebut sebagai hujan meteor.

Sejumlah pakar membagikan kiat untuk menyaksikan hujan meteor Orionid.

Pertama, cari tempat yang paling gelap. Menjauhlah dari lampu-lampu kota yang terang. Kedua, berbaringlah dan memandang ke langit. Biasanya perlu waktu tiga menit untuk mata seseorang agar bisa beradaptasi dalam kegelapan.





Beberapa Picture Hujan Meteor Orionid

Spoilerfor buka:

Spoilerfor buka:

Spoilerfor buka:

Spoilerfor buka:

Spoilerfor buka:

Spoilerfor buka:




sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/517b74dd621243271900000a/cara-menonton-hujan-meteor-orionid/

Minggu, 07 Juli 2013

Prediksi Terbaru Lagi; Ilmuwan Tentang Kapan Kiamat Terjadi


Para ilmuwan kembali memprediksi kapan dunia akan berakhir lewat penelitian. Hasilnya, itu semua akan terjadi lebih dari dua miliar tahun ke depan.

Dilansir The Telegraph, Sabtu 6 Juli 2013, studi terbaru yang dilakukan para ilmuwan menyebutkan sebelum dunia ini berakhir, semua hewan dan tumbuhan akan lenyap terlebih dahulu. Kemudian berlanjut pada mikroba kecil, sebelum akhirnya semua kehidupan di Bumi benar-benar berakhir.

Mereka memprediksi kiamat akan datang dengan karbon dioksida yang sangat sedikit di lapisan atmosfer. Prediksi ini didasarkan pada simulasi komputer tentang dampak perubahan jangka panjang dari matahari pada Bumi.

Para ahli sedang berusaha mencari cara mencegah pemanasan global yang sudah tidak lagi terkendali. Tetapi matahari yang menjadi semakin panas seiring dengan menuanya usia, penguapan yang terjadi bersama reaksi kimia dengan air hujan, akan terus mengikis karbon dioksida.

Kurang dari satu miliar tahun dari sekarang, proses fotosintesis tanaman akan semakin sulit dan membuatnya susah bertahan hidup. Ketika itu terjadi, kehidupan di bumi juga akan mulai berkurang.

Dengan hilangnya tanaman, hewan herbivora juga akan mulai punah, begitu juga dengan hewan karnivora yang memangsa mereka serta mikroba.

Matahari yang terus menua diharapkan tetap stabil selama miliaran tahun berikutnya, meski bakal menjadi makin terang. Dampaknya, radiasi semakin intens terjadi dan menyebabkan panas di bumi meningkat drastis hingga lautan menguap.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3bIN6XjORfQ7fh5xW3-7h7Svc98ATQ5R4ZgUufgGpRSZu_SgJps4LcKhwaIH9CS9mJkJokz-r2Gbvwu5CBosS9bA7JnEv4Lr3gWo8qsYz98YkbajQXpQ6HTnNDyanDUlaTO59AjhIzk0/s400/154015_saat-kiamat-planet-akan-saling-bertabrakan_663_382.jpg 

Setelah satu miliar tahun, lautan akan menjadi kering dengan meninggalkan mikroba yang disebut extremophiles. "Semua makhluk hidup membutuhkan air, sehingga setiap kehidupan yang tersisa akan tergantung dengan sisa air yang ada di bumi," ujar astrobiolog Jack O'Malley-James, dari University of St Andrews di Skotlandia saat pertemuan Astronomi Nasional.

Organisme yang masih hidup juga harus mengatasi ekstrimnya suhu dan radiasi ultraviolet yang sangat intens. Diperkirakan pada akhirnya mereka juga akan mati.

"Ketika kita berpikir tentang apa yang harus dicari dalam pencarian kehidupan di luar bumi, pikiran kita sebagian besar akan dibatasi oleh kehidupan yang kita kenal saat ini," kata Jack.

Menurutnya, kehidupan bumi di masa depan akan sangat jauh berbeda dengan sekarang. "Berarti diperlukan upaya pencarian kehidupan baru di luar bumi". 






sumber | iniunic.blogspot.com | science.lintas.me/go/dailytorn.blogspot.com/prediksi-terbaru-ilmuwan-tentang-kapan-kiamat-terjadi-majalah-robek

Kamis, 04 Juli 2013

NASA Temukan Planet yang Diduga Bisa Tunjang Kehidupan





Teleskop pemburu planet milik NASA telah menemukan dua planet yang diduga bisa menunjang kehidupan.

Kedua planet itu memiliki ukuran yang tepat dan terletak di lokasi yang tepat. Satu planet bersuhu panas sementara satunya dingin.

"Kedua planet itu merupakan kandidat terbagus sebagai planet yang bisa dihuni dari sejumlah planet yang diteliti," ujar ilmuwan kepala teleskop Kepler milik NASA William Borucki.

Penemuan yang dipublikasikan pada Kamis (18/4) di jurnal Science itu menjadi tonggak sejarah pencarian planet yang bisa menunjang kehidupan.

Selama empat tahun Kepler berkeliling orbit bumi, teleskop itu telah menemukan 122 exoplanet--planet yang berada di tata surya kita.

Di masa lalu, planet-planet yang ditemukan itu tidak memenuhi kriteria sebagai planet yang bisa menunjang kehidupan mulai dari mikroba hingga manusia.

Banyak planet tidak masuk dalam zona yang bisa ditinggali--tidak terlalu panas dan terlalu dingin sehingga air berada dalam bentuk cair.

Hingga kini, beberapa planet yang ditemukan di zona ideal ukurannya terlalu besar. Karenanya, planet itu diduga berupa bola gas seperti Neptunus dan tidak bisa ditinggali.

"Sementara, planet seukuran bumi tidak berada di lokasi yang tepat, dekat dengan bintang mereka," mujar Borucki.

Kedua planet yang diberi nama Kepler-62-e dan Kepler-62-f itu sangat tepat baik di sisi ukuran maupun lokasi. Kedua planet itu mengelilingi bintang yang sama dan lokasinya berdekatan seperti Bumi dan Mars.

Menurut Borucki, Kepler-62-e bersuhu hangat seperti Hawaii sementara Kepler-62-f bersuhu dingin mirip Alaska.

Kedua planet itu berjarak 1.200 tahun cahaya atau sekitar 10 triliun kilometer.


sumber | klik77.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/517c8ab9db92488f6e000015/nasa-temukan-planet-yang-diduga-bisa-tunjang-kehidupan/

Selasa, 02 Juli 2013

Rencana "Jepang Akan Membuat Lift Menuju Ruang Angkasa.!

Memang tidak diragukan lagi, Jepang yang pernah menjadi korban peristiwa bom atom di kota Hiroshima atau tsunami yang telah meluluh lantahkan negara nya beberapa waktu yang lalu itu, adalah pusat teknologi dunia. Jepang memang tidak pernah kehabisan ide untuk menciptakan inovasi. 


http://www.uniknya.com/wp-content/uploads/2012/03/wcox5f7z.jpg
ilustrasi 


Negara ini rencananya akan bekerja sama dengan NASA untuk membuat elevator atau lift ruang angkasa, dan direncanakan selesai pada tahun 2050. Jepang Obayashi Corporation adalah perusahaan yang telah memutuskan untuk pembangunan tersebut.

Obayashi akan membangun spaceport atau pelabuhan antariksa, dengan stasiun ruang angkasa berjarak 22.000 mil diatas permukaan bumi, dan di tempatkan pada orbit geosynchronous. Dalam perjalanan dari bumi menuju terminal angkasa  menggunakan elevator dapat mengangkut 30 penumpang dengan kecepatan 125 kilometer per jam. 
 http://www.uniknya.com/wp-content/uploads/2012/03/cbb2b63e.jpg

Memang terdengar sangat cepat, namun perjalanan tersebut masih akan memakan waktu selama 8 hari untuk mencapainya. Terminal itu sendiri terdapat sejumlah tempat tinggal atau asrama dan juga laboratorium.

Proyek ini akan membutuhkan banyak tenaga pekerja untuk membuat kabel lift nanotube karbon, bahkan diperkirakan membutuhkan waktu selama 35 tahun dan anggaran yang tidak dapat diperkirakan. Secara optimis proyek ini akan selesai pada tahun 2050.








sumber | iniunic.blogspot.com | http://anehnya-unik.blogspot.com/2013/06/rencana-jepang-akan-membuat-lift-menuju.html#.UdJWes75mRt

Sabtu, 29 Juni 2013

NASA Hadirkan Foto Permukaan Mars Ukuran Miliaran Piksel !!

JAKARTA-NASA mengajak penduduk dunia menyaksikan Mars dari kacamata robot Curiosity dengan menampilkan foto berukuran miliaran piksel di situsnya.
http://www.bisnis.com/thumb/300x225/0/uploads/images/130606_nasa.jpg 

Tampilan berukuran 1,3 miliar piksel itu bisa diperbesar sampai detl batu terkecil pada titik pandang tertentu dan bisa diarahkan ke segala sudut hingga 360 derajat.

Jet Propulsion Lab NASA mengolah tampilan tersebut dari sekitar 900 foto yang dikirim Curiosity ke bumi dari rangkaian penjelajahannya di permukaan Mars.

NASA menampilkan dengan jelas gurun di titik tempat Curiosity mengambil sampel pasir pertamanya hingga gunung raksasa yang diberi nama Mount Sharp di kejauhan.

Foto diatas merupakan tampilan dalam ukuran yang diperkecil. Tampilan panorama dan 360 derajat dalam ukuran penuh dapat diakses di  http://mars.nasa.gov/bp1/






sumber | iniunic.blogspot.com | http://science.lintas.me/go/bisnis.com/nasa-hadirkan-foto-permukaan-mars-ukuran-miliaran-piksel

Gelombang Ledakan Meteor Rusia Mengitari Bumi Dua Kali

http://1.bp.blogspot.com/-SqcY-gURnbA/UWLyuZSSWYI/AAAAAAAABP0/dDdfbLtxewQ/s1600/meteor+%5B+prasetya-computer.blogspot.com+%5D.jpg

Gelombang akibat getaran dari asteroid yang jatuh dan terbakar di Rusia pada Februari silam sangat kuat sehingga gelombang itu mengitari bumi dua kali, kata para ilmuwan.

Mereka menggunakan sistem sensor yang dipasang untuk mendeteksi bukti dari uji coba nuklir dan mengatakan kejadian itu adalah yang paling kuat dalam sejarah.

Lebih dari 1.000 orang terluka ketika batu antariksa seluas 17m dan berat 10.000 ton tersebut terbakar di atas wilayah Chelyabinsk.

Studi itu diterbitkan di jurnal Geophysical Research Letters.

Para peneliti mempelajari data dari jaringan Sistem Pemantau Internasional (IMS) yang dioperasikan oleh Organisasi Traktat Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBTO).

Stasiun-stasiun deteksi itu mencari gelombang akustik frekuensi ultra rendah, atau infrasound, yang dihasilkan dari ledakan uji coba nuklir.

Tetapi sistem itu juga bisa mendeteksi ledakan besar dari sumber-sumber lain, seperti bola api Chelyabinsk.

Alexis Le Pichon, dari Komisi Energi Atom di Prancis dan para koleganya melaporkan bahwa dampak energi ledakan itu sama dengan 460 kiloton TNT.

Hal ini menjadikan bencana meteor tersebut sebagai kejadian dengan skala terbesar sejak jatuhnya meteor Tunguska di Siberia.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/06/28/134950/2287089/934/gelombang-ledakan-meteor-rusia-mengitari-bumi-dua-kali?nd772204btr

Rabu, 26 Juni 2013

Ilmuwan temukan planet yang bisa dihuni

http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2013/06/26/130626031050_trio_dunia_512x288_eso_nocredit.jpg

Ilmuwan berhasil mengidentifikasi tiga planet baru yang mengelilingi sebuah bintang yang disebut sebagai trio dunia.

Bintang terdekat yang diberi nama Gliese 667C, ditengarai memiliki tiga planet yang disebut sebagai super-Bumi karena diduga sebagai ''zona yang bisa dihuni''.
Berita terkait

    Alur es terlihat di Mars
    Teleskop milik NASA Kepler rusak
    Teleskop Kepler deteksi planet 'paling mirip bumi'

Link terkait
Topik terkait

    Iptek

Ini adalah kawasan dimana temperatur memungkinkan untuk tersedia cairan, meski belum ada yang bisa memastikan seperti apa kondisinya di tiga planet ini.

Gliese 667C ini terletak 22 tahun cahaya dari Bumi. Para astronom menyebut bisa melihatnya di langit di konstelasi Scorpius (Kalajengking).

Gliese 667C memiliki tiga planet yang mengorbit, dengan zona yang bisa dihuni lebih besar dari dunia yang kita tinggali saat ini, tetapi mungkin dengan permukaan yang masih penuh dengan bebatuan.

Sekarang, sebuah tim pimpinan astronom Guillem Anglada-Escude dari Universitas Göttingen, Jerman, dan Mikko Tuomi, dari Universitas Hertfordshire, Inggris, mengkaji ulang sistem tata surya di tempat itu.

Para peneliti menggunakan sebuah teleskop 3,6m di Observatorium Silla di Cile dalam mengkaji planet tersebut.

"Mereka memiliki massa berkisar antara 2,7 hingga 3,8 kali lebih besar dari Bumi,'' kata Mikko Tuomi kepada BBC.

"Periode orbit mereka adalah 28, 39, dan 62 hari, yang artinya adalah mereka semua mengelilingi bintang lebih dekat dari permukaan Merkuri di sistem tata surya kita,'' tambahnya.

Tiga planet ini ditengarai sebagai zona yang bisa dihuni, dimana tim menemukan bukti yang menggoda yang mungkin menjadi dunia berbatu lainnya di lingkaran dalam zona.

Planet tersebut membutuhkan atmosfir untuk mendapatkan cadangan air di permukaan mereka, tetapi dengan jarak lebih dari 200 miliar kilometer, tidak bisa ditentukan kondisi tepat apakah ada kesempatan kehidupan bisa berlangsung di kawasan tersebut.

Bagaimanapun para peneliti meyakini planet ini menjadi kandidat dunia yang bisa dihuni.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://science.lintas.me/go/bbc.co.uk/ilmuwan-temukan-planet-yang-bisa-dihuni

Senin, 24 Juni 2013

Mau Lihat Foto Bumi Pertama dari Ruang Angkasa

Saat ini, kecanggihan satelit cuaca dapat menampilkan kondisi Bumi secara real time, bahkan melalui pencitraan yang detail.

Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana citra Bumi pertama kali dilihat dari ruang angkasa?

Pencitraan pertama itu diambil oleh satelit cuaca milik Badan Antariksa Amerika Serkat (NASA), TIROS-1 (Television Infrared Observation Satellite) pada 1 April 1960.


http://i.huffpost.com/gen/1070002/thumbs/o-EARTH-FROM-SPACE-570.jpg?6 

Meski foto yang dihasilkan belum begitu spektakuler, namun pengambilan foto Bumi ini sangat bersejarah, sekaligus membuka jalan penggunaan satelit untuk kepentingan survei cuaca global.
Foto Bumi pertama yang ditangkap satelit TIROS. (NASA)

Dilansir Huffingtonpost, 5 April 2013, satelit TIROS-1 yang seukuran barel bir saat itu hanya menjelajahi langit selama 78 hari.

Satelit tersebut juga mampu menangkap pemandangan pertama topan tropis. Pemandangan ini memberikan informasi berharga bagi para ilmuwan soal fenomena alam itu.

Uniknya, saat itu NASA belum begitu menyadari potensi eksplorasi ruang angkasa.

Dalam keterangan resminya, NASA mengatakan, program TIROS hanyalah uji coba untuk menentukan apakah satelit dapat berguna untuk studi Bumi atau tidak. Pasalnya, pada waktu itu, efektivitas pengamatan satelit belum terbukti, mengingat satelit masih dianggap teknologi baru.

Prioritas pertama program TIROS adalah pengembangan sistem informasi satelit meteorologi. Prakiraan cuaca dianggap aplikasi yang paling menjanjikan dari pengamatan berbasis ruang angkasa.

http://91446981.nhd.weebly.com/uploads/1/4/4/2/14420748/4377336_orig.jpg?308 

"TIROS terbukti sangat sukses. Satelit inilah yang pertama kali memberikan perkiraan cuaca yang akurat berdasarkan data yang dikumpulkan dari ruang angkasa, " jelas NASA.

Selanjutnya, TIROS melanjutkan cakupan cuaca Bumi pada tahun 1962, dan digunakan oleh ahli meteorologi di seluruh dunia.

Keberhasilan program ini didukung oleh berbagai jenis instrumen dan konfigurasi orbital mengarah pada pengembangan satelit pengamatan meteorologi yang lebih canggih.

Hingga tahun 1965, sudah ada lebih dari sembilan satelit TIROS yang diluncurkan, sebelum satelit itu diganti seri program satelit ESSA (Environmental Science Services Administration).






sumber | klik77.blogspot.com | http://adainfounik.blogspot.com/2013/04/inilah-foto-bumi-pertama-dari-ruang.html

Minggu, 23 Juni 2013

Usia Alam Semesta Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya !!

Studi yang lebih dalam mengenai radiasi yang tersisa dari penciptaan alam semesta menunjukkan Big Bang terjadi sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu atau 100 juta tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan para peneliti pada hari Kamis, 4 April 2013 kemarin.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPnL_FU2djL98AKl7ME-VA3vT82Cs8oSC7CO7YCrqS1denCKjCs7omqfJTO0niX9GGWiUmhPIr1bt9_22j_-IltVXluXQTvHBgM3J_QdospegBLya9C5WEH5uiah8Afs6snIzT8308yM5V/s320/111864_map-of-universe_663_382.JPG 

Temuan tersebut merupakan salah satu hasil pertama analisis data yang dikumpulkan oleh pesawat ruang angkasa Planck milik Badan Antariksa Eropa yang memberikan tampilan detil sisa-sisa radiasi gelombang mikro yang memenuhi alam semesta.

Sisa-sisa radiasi pertama kali terdeteksi pada tahun 1964 dan kemudian dipetakan dua pesawat ruang angkasa NASA yaitu COBE yang diluncurkan pada tahun 1989, dan WMAP yang diluncurkan dua tahun kemudian.

Dengan sensitivitas yang lebih besar, Planck telah menemukan rincian dari variasi temperatur kecil pada latar belakang gelombang mikro kosmik.

Perbedaan fluktuasi hanya sekitar 100 sepersejuta derajat, sesuai dengan daerah yang sedikit lebih padat ruang, tempat yang kemudian memunculkan bintang-bintang dan galaksi yang mengisi alam semesta.

"Hasil temuan ini seperti kita menonton televisi standar dan berubah menjadi televisi definisi tinggi. Rincian baru dan penting telah menjadi jelas," Kata Paul Hertz, direktur NASA dari astrofisika pada wartawan saat conference call.

Secara keseluruhan, data baru cocok dengan model yang ada mengenai bagaimana alam semesta berevolusi, tetapi juga menyajikan beberapa teka-teki baru.

Variasi dari lokasi-lokasi di peta temuan Planck telah menginformasikan hal-hal baru mengenai apa yang terjadi 10 nano-nano-nano-nano detik setelah Big Bang terjadi saat alam semesta mengembang 100 triliun kali.

"Kita bisa melihat efek halus gravitasi menarik segala sesuatu di alam semesta," kata Charles Lawrence, ilmuwan proyek Planck bersama Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.
.
Dengan temuan ini berarti usia alam semesta sedikit lebih tua dan yang mengejutkan adalah meluas sedikit lebih lambat jika dibandingkan dengan studi sebelumnya. Data Plank juga menunjukkan bahwa material biasa adalah material yang membentuk bintang-bintang.






sumber | klik77.blogspot.com | http://adainfounik.blogspot.com/2013/04/ternyata-usia-alam-semesta-lebih-tua.html

Fakta Pentingnya Baju Astronot di Ruang Angkasa


Astronot selalu mengenakan seragam warna putih. Mengapa, apakah ini warna favorit NASA? Dan, tahukah kamu pakaian tersebut berat dan tebal.

 Seperti yang kita ketahui, tempat kerja astronot adalah di luar angkasa. Di sana tidak ada atmosfer, sehingga astronot menghadapi ancaman radiasi berbahaya dari cahaya matahari. Radiasi tersebut tidak tersaring oleh atmosfer seperti ketika di bumi. Oleh sebab itu, baju astronot didesain untuk mencegah radiasi berbahaya tersebut “menjamah” tubuh astronot.
fdwallpapers.com
Setiap bahan memiliki respon tertentu terhadap radiasi. Sebagai contoh, jika suatu bahan bersifat memantulkan radiasi merah (panjang gelombang 620-750 nm) dan menyerap radiasi lainnya, maka bahan tersebut akan terlihat berwarna merah di mata kita. Prinsip yang sama berlaku untuk warna-warna lain seperti kuning (panjang gelombang 570-590 nm), hijau (panjang gelombang 495-570 nm), dan biru (panjang gelombang 450-495 nm).

Jika suatu bahan tidak memantulkan (alias menyerap) semua radiasi, maka bahan tersebut akan tampak hitam di mata kita. Itulah sebabnya, ketika kondisi gelap, warna yang tampak oleh mata kita adalah hitam, karena tidak ada radiasi cahaya yang dipantulkan ke mata kita.

Bagaimana dengan bahan berwarna putih? Radiasi cahaya apa yang dipantulkannya?

Bahan yang tampak putih di mata kita adalah bahan yang bersifat memantulkan semua radiasi. Inilah alasan digunakannya bahan berwarna putih untuk pakaian astronot. Radiasi berbahaya tidak dapat mencapai tubuh astronot karena dipantulkan kembali ke angkasa oleh bahan berwarna putih tersebut.

Pakaian berwarna putih ini juga berfungsi untuk mempertahankan tubuh astronot agar tetap hangat, karena radiasi yang dipancarkan oleh tubuh astronot itu akan terpantulkan kembali ke dalam (tidak hilang ke angkasa).


Perlengkapan yang harus ada
Selain seragam yang "harus" berwarna putih, ada lagi perlengkapan lain yang harus digunakan seorang astronot (atau kosmonot, penyebutan orang Rusia). Baju antariksa NASA yang punya nama keren extravehicular mobility unit, alias EMU ini juga dilengkapi dengan:
wallpaperhi.com
1. Helm. Berguna untuk melindungi Astronot dari sinar matahari, radiasi sinar kosmis, partikel-partikel bermuatan, dan lain sebagainya, namun para Astronot pun tetap dapat melihat dengan jelas.
2. Sarung tangan dan sepatu boot. Pelindung tangan dan kaki, tetapi tetap dapat bergerak bebas.
3. Perangkat Primary Life-Support System. Perangkat ini berguna sebagai peyediakan oksigen, pengatur tekanan udara, dan kelembaban, perngkat ini dikemas seperti tas punggung, berat.
4. Radio komunikasi. Kalian tahu kan ruang hampa udara yang tidak dapat menghantarkan suara? Nah, adanya radio komunikasi memungkinkan para Astonot saling berkomunikasi saat berada di luar pesawat.

Tebalnya pakaian antariksa
Mau tahu berapa lapisan yang ada dalam baju antariksa milik NASA ini? Wah, hitung sendiri ya! Berikut rinciannya: … …
hplusmagazine.com
1. Lima lapisan nylom dialuminisiumisasi, lima lapisan film mylar dialuminiumisasi, sebagai pelidung panas.

2. Nylon berlapis neoprene, sebagai pelindung dari hujan meteor dengan ukurannya yang relatif sangat kecil.

3. Lapisan struktur polyester/dacron, sebagai pelindung dari adanya perbedaan tekanan dengan lingkungan luar.

4. Lapisan kantong kemi dari nylon/poliurethan, sebagai pelindung dari keadaan luar yang hampa udara.

5. Engsel-engsel pada titik-titik persendian utama, yang memungkinkan para Astronot bergerak dalam pakaian yang berat tersebut.

6. Pembungkus tubuh yang dilengkapi dengan air dingin, hal ini memungkinkan para Astronot melakukan kerja berat, bahkan lebih dari enam jam nonstop, namun tanpa berkeringat sedikit pun.

7. Lapisan nylon tipis, yang berguna untuk membuat para Astronot merasa nyaman, dan mudah masuk dan keluar, ke dalam dan ke luar pakaian tersebut.

Nah, jadi kalau kita melihat Superman yang bisa terbang ke ruang angkasa tanpa mengenakan baju tambahan, atau film-film fiksi ilmiah yang juga menihilkan pentingnya seragam khusus di ruang angkasa, harus dipertanyakan lagi. Karena, tanpa pakaian khusus inilah yang akan terjadi:


1. Kamu akan pingsan dalam waktu kurang dari 15 detik, coz di sana tidak ada oksigen sama sekali.

2. Darah dan cairan tubuh akan mendidih, lalu membeku karena di luar sana tidak ada tekanan udara sama sekali. Di Bulan misalnya, suhu di sana berkisar antara 120° celcius ketika mendapat sinar matahari, dan -100° celcius saat Bulan tidak mendapatkan sinar matahari. Wah, kamu tidak akan bertahan dengan suhu sepanas dan sedingin ini!
3. Kamu akan kena bahaya dari radiasi sinar kosmis dan partikel-partikel bermuatan dari Matahari, belum lagi partikel-partikel kecil seperti debu dan batuan yang bergerak dalam kecepatan tinggi. Ih serem ya?! Jadi Astronot harus pakai baju antariksa!



sumber | klik77.blogspot.com | http://www.apakabardunia.com/2013/05/fakta-pentingnya-baju-astronot-di-ruang.html

Sabtu, 22 Juni 2013

1.200 CEO Dunia Bawa Jet Pribadi ke Bali, Pemerintah Bingung Cari Parkir Pesawat

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan berlangsung 1-8 Oktober 2013 di Nusa Dua, Bali juga akan dihadiri 1.200 CEO dunia. Hal ini justru membuat bingung pemerintah, terkait tersedianya lahan parkir pesawat di Bandara Ngurah Rai, Bali.


                                http://images.detik.com/content/2013/06/21/4/172840_jet320.jpg 

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pada ajang KTT APEC nanti, jumlah delegasi asing dan dalam negeri akan mencapai puluhan ribu orang.

"Tadi kami juga bicara banyak juga CEO-CEO dunia itu yang membawa private jet-nya. Kita lagi memikirkan di mana tempat parkirnya," kata Hatta di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6/2013)

Hatta menuturkan, peserta yang hadir untuk media saja akan mencapai 3.000-4.000 wartawan. Selain itu, 21 delegasi kepala negara dengan rombongannya, termasuk para CEO perusahaan dunia.

"Dipastikan puluhan ribu yang hadir," katanya.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan berlangsung 1-8 Oktober 2013 di Nusa Dua, Bali. Ajang ini bukan hanya pertemuan para kepala negara, namun akan berkumpul para petinggi perusahaan negara-negara anggota APEC.

Acara itu akan menghadirkan sedikitnya 1.200 CEO dari masing-masing perusahaan yang ada di Indonesia dan luar negeri anggota APEC, termasuk 250 CEO dari Indonesia. Juga akan menghadirkan 21 presiden dari masing-masing negara peserta APEC, termasuk Indonesia. Terkait hal itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengunjungi Bali di waktu tersebut.

"Jangan ke Bali di tanggal 1-8 Oktober 2013, apalagi Nusa Dua. Akan ribet, susah. Akan ada acara besar-besaran," kata Executive Director APEC CEO Summit Sudirman Said.


(hen/dnl)



sumber | iniunic.blogspot.com | http://finance.detik.com/read/2013/06/21/172337/2280535/4/1200-ceo-dunia-bawa-jet-pribadi-ke-bali-pemerintah-bingung-cari-parkir-pesawat?991101mainnews

Jumat, 21 Juni 2013

Penyebab Kematian Kosmonot Yuri Gagarin Akhirnya Terungkap


Kematian Yuri Gagarin, kosmonot yang menjadi manusia pertama di luar angkasa, perlahan terungkap kebenarannya seperti diutarakan rekannya sesama kosmonot, Alexi Leonov.

Klarifikasi resmi menyatakan bahwa Gagarin, tewas pada 27 Maret 1968 dalam latihan penerbangan rutin dengan instrukturnya, Vladimir Seryogin. Pesawatnya saat itu disebut jatuh setelah menghindari 'objek asing' di wilayah tersebut, yang disebut bisa hewan atau sebuah balon udara.

Namun penyebab kematiannya yang masih diragukan hingga saat ini perlahan terkuak. Leonov, yang juga merupakan manusia pertama yang berjalan di luar angkasa, menyatakan bahwa objek asing tersebut adalah pesawat. Pesawat tersebut dikendalikan oleh sipil, bukan pilot profesional.

Menurut Leonov, pesawat berjenis jet tempur Sukhoi Su-15 itu terbang terlalu dekat dengan pesawat Gagarin, MiG-15. Rentang jarak terbangnya yang terlalu dekat, lebih rendah dari seharusnya, membuat Gagarin mengubah arah pesawatnya hingga berputar tidak terkendali pada kecepatan 750 km/jam.

"Kami tahu bahwa Su-15 telah dijadwalkan akan diuji pada hari itu, tetapi (pesawat) itu seharusnya terbang di ketinggian 10.000 meter atau lebih tinggi, bukan di 450-500 meter. Itu adalah pelanggaran prosedur penerbangan," papar Leonov dalam sebuah wawancara dengan Russian Today.

Leonov bergabung dalam komite yang menyelidiki kecelakaan Gagarin. Ia mencoba mengungkapkan kebenaran dari apa yang 'disembunyikan' selama lebih dari 20 tahun, seperti diwartakan Jalopnik.

"Saya menebak salah satu alasan untuk menutup-nutupi kebenaran ini adalah untuk menyembunyikan fakta bahwa ada hubungannya dengan pemerintah," sebutnya.

Namun Leonov tetap menyembunyikan nama pilot yang bertanggung jawab atas kematian Gagarin tersebut, salah satu alasan mengapa ia boleh mengungkap rahasia ini ke publik.

"Saya diminta tidak mengungkapkan nama pilot. Ia adalah seorang pilot uji yang baik... Ini tidak akan memperbaiki apa-apa," kata Leonov.

Karena keinginan Uni Soviet saat itu yang ingin menjaga Gagarin sebagai alat propaganda mereka karena ia begitu populer di masyarakat, ada spekulasi bahwa kecelakaan yang mengambil hidupnya itu direncanakan oleh KGB, badan intelijen Uni Soviet, dan banyak teori konspirasi lainnya.

Sebelum penyebab kematian aslinya diungkap Leonov, banyak teori konspirasi lainnya yang menyatakan Gagarin tewas karena bunuh diri, atau karena bertabrakan dengan UFO yang menjadi 'objek asing' tersebut.

Kini kasus ini telah sepenuhnya ditutup untuk semua maksud dan tujuan yang baik.

"Satu-satunya penyesalan di sini adalah bahwa butuh waktu lama untuk mengungkapkan kebenaran ini. Tapi kini akhirnya kita dapat beristirahat dengan tenang," kata Valentina Tereshkova, wanita pertama di luar angkasa, yang berbicara pada sebuah konferensi pers di markas besar PBB di Wina.

Kematian Gagarin memang berakibat pada berakhirnya karir Tereshkova, dampak kematian satu kosmonot begitu besar bagi Uni Soviet pada saat itu.

"Mereka melarang saya untuk terbang lagi, bahkan menguji coba pesawat. Mereka ingin saya tetap aman," cetusnya.

"Saya masih merasa kehilangan dia. Itu adalah kerugian bukan hanya untuk sesama kosmonot, tetapi untuk seluruh masyarakat," tutur Tereshkova.

Yuri Gagarin tewas pada usia ke-34 dan sempat menerima Bintang Jasa Mahaputera dari Presiden Indonesia saat itu, Ir. Soekarno ketika Bung Karno berkunjung ke Moskow pada 1964, saat itu Gagarin masih berusia 27 tahun. [mor].



sumber | iniunic.blogspot.com | http://teknologi.inilah.com/read/detail/2001230/penyebab-kematian-kosmonot-yuri-gagarin-terungkap#.UcQt0teE2RE

[FOTO] Begini nih Jadinya kalau Pesawat dan Burung Tabrakan...BAHAYA...!!!

Begini nih Jadinya kalau Pesawat dan Burung Tabrakan...BAHAYA...!!!

1 Mid-air collisions with birds (25 pics)


2 Mid-air collisions with birds (25 pics)


3 Mid-air collisions with birds (25 pics)


4 Mid-air collisions with birds (25 pics)


5 Mid-air collisions with birds (25 pics)


6 Mid-air collisions with birds (25 pics)


7 Mid-air collisions with birds (25 pics)


8 Mid-air collisions with birds (25 pics)


9 Mid-air collisions with birds (25 pics)


10 Mid-air collisions with birds (25 pics)


11 Mid-air collisions with birds (25 pics)


12 Mid-air collisions with birds (25 pics)


13 Mid-air collisions with birds (25 pics)


14 Mid-air collisions with birds (25 pics)


15 Mid-air collisions with birds (25 pics)


16 Mid-air collisions with birds (25 pics)


17 Mid-air collisions with birds (25 pics)


18 Mid-air collisions with birds (25 pics)


19 Mid-air collisions with birds (25 pics)


20 Mid-air collisions with birds (25 pics)


21 Mid-air collisions with birds (25 pics)


22 Mid-air collisions with birds (25 pics)


23 Mid-air collisions with birds (25 pics)


24 Mid-air collisions with birds (25 pics)





sumber | iniunic.blogspot.com | http://izismile.com/2009/05/05/mid-air_collisions_with_birds_18_pics.html

Tak Lagi Berguna, Inggris Hentikan Penyelidikan Soal UFO


Pemerintah Inggris ternyata memiliki gugus tugas penyelidik UFO di Kementerian Pertahanan mereka yang telah beroperasi puluhan tahun. Namun, penyelidikan ini dihentikan setelah dianggap tidak berguna, bahkan merugikan negara.

Menurut stasiun berita BBC, 20 Juni 2013, penghentian gugus tugas ini terungkap dalam sebuah dokumen di Arsip Nasional yang dipublikasikan kemarin. Dalam dokumen tersebut terdapat bukti-bukti penampakan UFO sejak 2007 hingga November 2009.

Gugus tugas soal UFO ini menerima laporan melalui telepon dan email dari warga yang mengaku melihat piring terbang. Penyelidikan lanjutan oleh Kemhan seringkali nihil, membuat Inggris menutup gugus tugas ini pada Desember 2009.

Dalam dokumen tersebut tercantum saran dari Carl Mantell, seorang pejabat sipil di Komando Angkatan Udara Inggris kepada Menteri Pertahanan kala itu, Bob Ainsworth. Mantell mengatakan bahwa penyelidikan UFO telah menguras tenaga, namun tidak mengeluarkan hasil nyata.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKZGnGYWF-4BVFhRyqSzGdK8nFMduJWYuKzuLCz1Sb_zNfscYaN4-5quJNSOOp-Nq4bUDeAD1E56nMKAd96z5rWYPQMYTDbqkwIn44ggwF4ILR7eJYlk3LQS6P8UhlQi-IwSu32OveOBV6/s400/176926_ufo-muncul-dilangit-inggris_663_382.jpg
Penampakan UFO di Inggris
Ainsworth menegaskan bahwa lebih dari 50 tahun gugus tugas itu tidak menghasilkan apa-apa. "Tidak ada dari laporan penampakan UFO yang membuktikan kehadiran makhluk asing ataupun ancaman militer terhadap Inggris," kata Ainsworth.

Menurutnya, Inggris buang-buang waktu dan tenaga dalam menyelidiki UFO. "Sumber daya kami digunakan untuk merespon laporan penampakan, membuat mereka teralihkan dari aktivitas pertahanan yang penting," lanjut Ainsworth dalam sebuah memo.

Akhirnya, pada 1 Desember 2009, Ainsworth menutup gugus tugas tersebut dan seluruh layanan hot line UFO.
Dalam dokumen 4.400 halaman itu juga terdapat beberapa berkas laporan bukti-bukti penampakan dari warga. Salah satunya adalah surat dari siswa sekolah di Altrincham, Manchester, Januari 2009, yang menanyakan apakah alien benar-benar ada. Pasalnya, dia baru saja melihat cahaya aneh di langit.

Laporan lainnya berasal dari seorang pria di Carlisle yang mengaku telah hidup dengan alien selama bebera waktu. Ada lagi seorang pria di Cardiff yang mengaku diculik alien bersama dengan anjing, mobil dan tendanya saat berkemah tahun 2007.

Antara tahun 2000-2007, Kemhan Inggris menerima sekitar 150 laporan per tahunnya. Pada November 2009, Kemhan menerima 520 laporan per tahun.

Pada tahun itu, pelepasan lentera api ala China ke udara sedang trend di Inggris. Diduga, inilah yang dikira sebagai UFO oleh warga.



sumber | iniunic.blogspot.com | http://adainfounik.blogspot.com/2013/06/tak-lagi-berguna-inggris-hentikan.html