Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2013

Pilkada Sumsel Alex Noerdin Borong 1500 Sepeda Motor




Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pilkada ulang Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2013-2018. Hal ini karena kemenangan Alex Noerdin-Ishak Mekki diraih dengan kecurangan yang sistematis dan masif.

Alex yang juga gubernur incumbent memanfaatkan dana APBD 2013 sebesar Rp 17,5 miliar untuk pembelian 1.500 unit sepeda motor roda dua kendaraan operasional petugas pembantu pencatat nikah (P3N) di Sumsel.

"Fakta persidangan mengungkapkan bahwa motor tersebut digunakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang dan Kota Prabumulih," kata ketua majelis hakim Akil Mochtar, membacakan putusan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2013).

MK dalam putusannya tidak menemukan bukti lain yang membuktikan pemberian dana hibah dan bantuan sosial tersebut benar-benar diberikan secara wajar, selektif, transparan, obyektif dapat dipertanggungjawabkan. MK juga meyakini telah terjadi pemanfaatan dana APBD oleh Pihak Terkait sebagai gubernur incumbent di beberapa tempat secara meluas dalam bentuk pemberian hibah dan bantuan sosial berupa sepeda motor dan sembako yang pelaksanaannya sangat berdekatan dengan hari pelaksanaan Pemilukada.

"Sehingga secara langsung dan tidak langsung dapat mempengaruhi pilihan para pemilih dan secara khusus menguntungkan Pihak Terkait," ucap Akil.

Pilkada yang digelar pada 6 Juni 2013 ini diperoleh suara untuk calon Eddy-Anisja memeperoleh 695.667 suara, Iskandar-Hafif sebanyak 400.321 suara, Herman-Linda sebanyak 1.258.240 dan Alex-Ishak sebanyak 1.405.510. Namun atas kampanye curang tersebut, MK memerintahkan pilkada ulang di:

1. Seluruh TPS Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
2. Seluruh TPS di Kabupaten Ogan Komering Ulu
3. Seluruh TPS di Kota Palembang
4. Seluruh TPS di Kota Prabumulih
5. Seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

"Pelanggaran tersebut telah menunjukkan adanya perencanaan yang dilakukan secara terstruktur, sistematis secara signifikan mempengaruhi perolehan suara masing-masing pasangan calon," pungkas MK.


ilustrasi

sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/51deb3ec6312436653000008/korupsi-motor-pilkada-sumsel-alex-noerdin-borong-1500-sepeda-motor/

Senin, 08 Juli 2013

Pidatonya Tidak Disimak, Megawati Ngomel-ngomel !!

TEMPO.CO ,Blitar-Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan marah-marah di depan ribuan massa yang mengikuti deklarasi pasangan Calon Gubenur Jawa Timur dari PDIP, Bambang DH-Said Abdullah. Ia kecewa massa yang hadir tidak menyimak pidatonya.
 
http://statik.tempo.co/data/2013/07/02/id_198322/198322_620.jpg
ilustrasi

"Diam, coba diam satu menit saja," katanya, kepada ribuan massa yang mengikuti deklarasi Bambang- Said sebagai Calon Gubenur dan Wakil Gubenur Jawa Timur, di lapangan UPTD PIPP, Kota Blitar, Sabtu, 6 Juli 2013.

Namun, meski intonasi suara Mega semakin dikeraskan, massa masih saja ribut sendiri, malah semakin bersorak-sorak. Merasa intruksinya tidak didengar, Mega meminta agar semua massa yang berdiri di depan panggung duduk di tanah, namun lagi-lagi mereka tidak menggubris.

Akhirnya Megawati pasrah dengan muka yang sedikit murung.

"Biarkan, setiap acara pasti ada pengacau, suruh mereka dibelakang saja," ujarnya.

Kemudian Presiden Indonesia ke-5 itu melanjutkan sambutannya.
Beberapa menit kemudian Megawati kembali marah-marah karena pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya banyak pemuda yang berdiri di depan pentas tidak serius menyanyikannya. "Pemuda
macam apa kalian, menyanyikan lagu bangsanya sendiri main-main gitu kok mau jadi pemimpin," ujarnya dengan nada yang tinggi.

Megawati meminta agar pemuda tidak sembarangan menyanyikan lagu Indonesia raya, selain itu Mega meminta agar pemuda disiplin dan menghargai negaranya sendiri.





sumber | iniunic.blogspot.com | http://forum.detik.com/pidatonya-tidak-disimak-megawati-ngomel-ngomel-t735976.html?df9911tpil

Minggu, 07 Juli 2013

3 Musuh Besar RI dalam Perjalanan Meraih Predikat Negara Maju

Jakarta - Jika Malaysia merasa pede bisa meraih predikat sebagai negara maju lebih cepat di 2018, bagaimana dengan Indonesia?

Ternyata masih ada beberapa persoalan penting yang harus diselesaikan untuk bisa meraih predikat tersebut. Indonesia masih harus berperang dengan 3 musuh besar! Apa saja?

"Ada 3 persoalan besar yang menjadi PR serius negeri kita. Yaitu korupsi, suap, dan penyalahgunaan narkoba. Ketiga persoalan yang sudah mewabah ini terlihat dari 3 TPA (Tindak Pidana Asal) terbanyak yang mendasari disusunnya Hasil Analisis (HA) PPATK," demikian dinyatakan oleh Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso kepada detik Finance, Minggu (7/7/2013).

"Korupsi dan suap menjadi salah satu penyebab distorsi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kita, karena berdampak pada tergerogotinya APBN dan APBD. Selain itu, Korupsi dan Suap mengganggu mekanisme pasar, baik dari sisi harga, penawaran maupun permintaan. Gara-gara kongkalingkong maka harga jadi mahal disebabkan mark up," imbuh Agus.

http://images.detik.com/content/2013/07/07/4/114732_macetdepan3.jpg 

Kolusi dan Suap mengakibatkan penerimaan APBN menjadi kurang dari targetnya. Akibatnya, menurut Agus pasti ada mark down.

"Penerimaan negara jadi berkurang, seharusnya bisa diterima 100%, ini jadi diterima cuma 60% nah yang 40% menguap atau masuk kantong," katanya.

Akhirnya, kekurangan penerimaan negara harus ditutup menggunakan utang. Apakah itu utang dari domestik seperti penerbitan Surat Utang Negara atau utang luar negeri.

"Sementara itu, anggaran untuk belanja barang/jasa yang dikorup ya jelas akan mengurangi kualitas dan atau kualitas barang/jasa yang seharusnya menjadi hak manfaat rakyatm," tegas Agus.

Mengingat dampaknya yang langsung menyengsarakan rakyat dan menjadi pemicu lingkaran setan itulah, maka Korupsi dan Suap harus diberantas tuntas.

"Korupsi dan Suap penyebab mark-up harga dan mark-down penerimaan negara yang mengakibatkan biaya tinggi dan tergerogotinya APBN/D harus sesegera mungkin dibasmi," ujar Agus.

Sementara itu, peredaran ilegal narkoba jelas-jelas langsung berdampak pada kualitas generasi muda bangsa.

"Bila banyak anak bangsa yang kecanduan narkoba, maka bisa dipastikan suatu bangsa akan menjadi lemah. Bayangkan, bila setiap hari 40 tunas bangsa mati sia-sia karena Narkoba, apakah ini bukan ancaman serius? Kita harus perangi penyalahgunaan Narkoba, inilah PR kita yang ketiga," kata Agus berapi-api.

"Bandar dan pengedar narkoba harus disikat habis dan dihukum seberat-beratnya, sedangkan korban harus direhabilitasi dari ketergantungan," ujarnya.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak pede negara yang dipimpinnya bisa meraih predikat sebagai negara maju lebih cepat dari target.

Tepatnya 5 tahun lagi atau 2018, Najib menyebutkan Malaysia lebih cepat meraih predikat negara maju dari targetnya di 2020.

Malaysia memiliki dua konsep program untuk mengincar predikat negara maju yakni Goverment Transformation Programme dan Economic Transformation Programme. Malaysia bersikeras untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya. Sementara suap dan peredaran narkoba di negara tersebut sudah lebih 'jinak' ketimbang RI.





sumber | iniunic.blogspot.com | http://finance.detik.com/read/2013/07/07/114639/2294776/4/ini-3-musuh-besar-ri-dalam-perjalanan-meraih-predikat-negara-maju?991104topnews

Waduh,. Wiranto-HT Bak Jeruk Makan Jeruk, Hanura Dinilai 'Gantung Diri' Politik

Jakarta - Hanura telah mendeklarasikan duet Wiranto-Hary Tanoesoedibjo. Semangat untuk memperkokoh konsolidasi layak diapresiasi, namun secara politik deklarasi tersebut justru blunder bagi Hanura.

"Tidak saja prematur, tetapi juga kandidatnya mengejutkan. Jeruk-makan Jeruk, kira-kira begitu asumsinya. Suatu langkah politik yang tidak saja tanpa kalkulasi, tetapi juga matematikannya terlalu rumit untuk dipahami. Hanya saja tindakan ini harus diacungi jempol, Partai Hanura berani," kata Fajlurrahman Jurdi, Direktur Eksekutif Republik Institute, dalam siaran pers, Minggu (7/7/2013).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA5NDMV2NPhyphenhyphend2Qdc7F08EJJkXBV6ioDW7iiXxp1VGp2me7elXT2JlpovSWXabYC0Vsv9WLvguBFYx377Yjp88PbSLgWGoHHnveGXZMMywqB_8Kfi-M6wL_S1wkZNQA8ViQxAQrLfdkSI/s1600/images+%25286%2529.jpg 

Keberanian Hanura tersebt bisa dimaknai dalam dua hal. Pertama sebagai cambuk untuk bekerja mengejar target kursi 20 persen dan/atau suara 25 persen secara nasional sebagaimana termaktub dalam pasal 9 UU Nomor 42 tahun 2008. Memang syarat pencapresan yang diatur UU Pilpres cukup berat.

"Atau yang kedua sedang menyiapkan tali rafia untuk menggantung diri secara politik di atas pohon cabe," katanya menganalisis.

Jika memang ingin mengusung kandidat, seharusnya Hanura langsung memunculkan pasangan capres-cawares. Namun mengusung capres terlebih dahulu, yakni Wiranto dan melihat konstalasi politik setelah Pemilu Legislatif 2014. Dengan begitu, asumsi elektoral bisa diukur dan tidak menutup komunikasi dengan kekuatan partai lain.

"Jelas deklarasi pasangan capres-cawapres Hanura adalah merupakan salah satu langkah penting bagi sejumlah partai politik untuk menentukan standing dan menyiapkan diri, bahwa berkoalisi dengan Hanura akan mulai tertutup dan mencari lubang di lain tempat supaya bisa menatap dengan jelas kemungkinan koalisi bisa terjadi," katanya.

Mungkin Hanura berpikiran besarnya modal ekonomi HT bisa mendongkrak elektabilitas. Namun spekulasi pemikiran seperti ini tak relevan saat ini.

"Hanura terlalu spekulatif, karena tidak semua rakyat bisa dibeli dan tidak semua partai mau menjual habis dengan tanpa berpikir adanya tukar kekuasaan. Setiap dukungan partai pada pasangan Capres-Cawapres pasti akan memikirkan untung dan ruginya, selain benefit berupa uang, juga yang pasti adalah transaksi kekuasaan. Transaksi ini akan semakin sulit jika suara Hanura berkisar 5-10% pada pemilu 2014," katanya.

Dengan hasil survei elektabilitas Hanura yang kurang menggembirakan, peluang Hanura mengusung pasangan capres-cawapres sendiri cukup sulit. "Tetap saja tiga partai yang saling kerja-kejaran di urutan teratas, yakni Golkar, PDIP, Demokrat. Sementara Hanura masih bertengger di posisi ke 9 dengan jumlah 2,2%, suatu angka yang tidak memenuhi PT," paparnya.





sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/07/124706/2294809/10/wiranto-ht-bak-jeruk-makan-jeruk-hanura-dinilai-gantung-diri-politik?nd772204btr

Dalam Deklarasi; Jokowi Oke! RI 1 Yes!', Teriakan di Deklarasi Relawan Jokowi !!

http://images.detik.com/content/2013/07/07/10/124829_barajokowi.jpg

Kendal - Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) 2014 Provinsi Jateng resmi dideklarasikan, pengurusnya resmi dilantik. Saat deklarasi, massa cukup antuasis. Mereka meneriakkan yel-yel, mengusung Jokowi sebagai capres.

"Jokowi?" teriak Ketua Divisi Buruh DPP Bara JP, Muchtar Pakpahan.

"Oke!" balas peserta.

"RI 1?" teriak Muchtar lagi.

"Yes!" jawab peserta.

Demikian yel-yel sebelum Muchtar Pakpahan menyampaikan sambutan dalam 'Deklarasi dan Pelantikan Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 Provinsi Jawa Tengah' di Hotel Gading Asri, Jl Raya Kaligading KM 3 Boja, Kendal, Jateng, Minggu (7/7/2013). 100-an relawan hadir. Sebagian di antaranya mengenakan kemeja kotak-kotak ala Jokowi.

Muchtar menyebut deklarasi di Jateng merupakan tindak lanjut dari deklarasi pengurus tingkat pusat di Bandung pertengahan Juni lalu. "Jateng adalah provinsi pertama. Selanjutnya, deklarasi akan dilakukan di provinsi-provinsi lain," katanya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Muchtar kembali meneriakkan yel-yel. Masih dengan semangatnya yang sama, peserta merespons dengan antusias.

Deklarasi dihadiri aktor kawakan Roy Marten. Pria asal Salatiga ini mengenakan kemeja putih dan celana abu-abu. Meski tidak ikut memberikan sambutan, kehadiran Roy mampu menarik perhatian peserta. Dia jadi 'objek' foto para relawan.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/07/124708/2294808/10/jokowi-oke-ri-1-yes-teriakan-di-deklarasi-relawan-jokowi?9922022

Jumat, 05 Juli 2013

30 Juta Rakyat Mesir Turun Ke Jalan Dukung Mursi



KAIRO -- Hari Jumat (6/7) selepas sholat jumat, jutaan rakyat Mesir dari berbagai penjuru tumpah ruah turun ke jalan. BBC melaporkan jumlah rakyat Mesir yang mendukung Mursi mencapai 30 juta orang. Mereka mendukung kepemimpinan sah Presiden Mursi dan menolak tegas kudeta militer.
Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin Muhammad Badie muncul dan memberikan orasi dalam aksi massa pro Mursi di Rabaa, Kairo, Mesir.
Badie sebelumnya diberitakan AP,  ditangkap oleh militer di daerah Marsa Matrouh, kota pinggiran dekat perbatasan Libya.
Dalam orasinya seperti dilansir alahram, Badie mengatakan kumpulan jutaan orang di Raba mencerminkan kekuatan Mesir dari faksi yang berbeda. "Allah lebih besar dari semua yang mengorbankan dirinya untuk revolusi, Allah saksi kami," ungkap Badei yang disambut takbir dari puluhan juta massa.
Badei juga mengungkapnya dirinya bangga dengan Mursi dan melihat tindakan militer inskonstitusional. "Mursi adalah presiden saya dan semua orang Mesir," ungkapnya.
Badie juga tegas menyatakan rakyat takkan berdiam menghadapi makar sampai Mursi kembali ditetapkan sebagai presiden. "We will not leave the streets until president Morsi is reinstated." (Kami takkan meninggalkan jalanan sampai presiden Mursi kembali menjadi presiden yang sah).

Fahmi Huwaidi, penulis dan wartawan senior Mesir, di Aljazeera menyatakan, "Aksi demo 30 juta malam ini membuktikan bahwa rakyat Mesir menolak kudeta!"

@salimafillah:

Malam menakjubkan di Twitter bersama pidato Mursyid 'Am Dr. Muhammad Badi' yang mantab & 30 Juta pro Mursi yang bergerak ba'da Jum'at hingga membuat para komandan lapangan militer Mesir mendesak Jenderal As Sisy mengembalikan Mursi ke kedudukannya demi menghindari krisis keamanan; Syaikh Al Azhar meminta Mursi dibebaskan & kanal-media Islami dipulihkan; Sa'ad Al Katatny dibebaskan; CNN, Guardian, & BBC mentajuk: "Menhan tergesa kudeta tanpa memperhitungkan apa yang terjadi hari ini."

0) Allah Maha Besar; Tiada Ilah selain Dia; memenuhi janjiNya; menolong hambaNya; memuliakan pembelaNya; menghancurkan persekutuan makar; Dia Maha Satu, tiada sekutu.

1) Rakyat Mesir tak mengira Mursi dijatuhkan Militer dalam 48 jam (karena Mubarak dulu ditenggang 18 hari); makanya baru hari ini mereka turun.

2) Otak kudeta salah mengkalkulasi dukungan baginya dari militer maupun rakyat. Tapi As Sisy yang takut dihukum pasti tak lekas menyerah, perjuangan masih harus berlanjut.


(foto: jutaan rakyat pendukung Mursi di berbagai propinsi Mesir)


____

Kilas Info

CNN:
Komandan Angkatan Darat Mesir menekan Jendral Abdul Fattah As-syisi untuk menarik pernyataannya .. Dan mengembalikan Presiden Negara yang Sah Untuk menghindari perang saudara.

CNN:surat kabar Washington Post mengumumkan: kudeta militer di Mesir gagal

Analis Israel: Apa yg terjadi ktk mrk mngumumkan kudeta adlah Gempa. Dan saya katakan bahwa apa yg terjadi skrg, "gelombang tsunami menyapu"


Reporter TV Israel : indikasi awal dari US menyesali pemberian militer lampu hijau untuk kudeta terhadap Morsi.

Kepala intelijen Mesir Raafat Shehata menyatakan penolakan "lelucon" kudeta militer kepada Presiden Mohamed Morsy.

"Era Rezim Militer Sudah Berakhir!" | livetwit Pidato Muhammad Badie



KAIRO -- Hari Jumat (6/7) selepas sholat jumat, jutaan rakyat Mesir dari berbagai penjuru tumpah ruah turun ke jalan. BBC melaporkan jumlah rakyat Mesir yang mendukung Mursi mencapai 30 juta orang. Mereka mendukung kepemimpinan sah Presiden Mursi dan menolak tegas kudeta militer.

Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin Muhammad Badie muncul dan memberikan orasi dalam aksi massa pro Mursi di Rabaa, Kairo, Mesir.

Berikut kutipan isi pidato Badie seperti dilivetwitkan oleh @kaisar_el_rema:

Saya berlindung dari setan dan tentaranya yang terkutuk.

Allah lebih besar dari yang dzalim dan sang pengkhianat.

Kita adalah revolusioner yang akan terus menyelesaikan cita-citanya.

Kita telah bersama-sama berjuang menumbangkan Rezim Tiran hingga sampai kepada presiden yang kita banggakan.

Kita akan terus menduduki alun-alun seluruh Mesir sampai presiden kita angkat di pundak kita.

Wahai tentara Mesir kembalilah ke hati rakyat Mesir -(dan helikopter perang di atas kepala Rabah)

(Helikopter militer terus di atas kepada demonstran saat Badie memberikan orasi.)

Wahai militer kami yang agung, kembalilah ke barak kalian dengan tugas menjaga perbatasan negara.

Revolusi kami adalah damai dan itu lebih ampuh dari peluru dan tank.

Ini adalah akhir era militer dan tidak akan kembali lagi insya Allah.

Tidakkah kalian malu menangkap Majdi Akif, ini sungguh kriminalitas.

Kami dengan dada telanjang lebih kuat dari bedil. Kami dengan demonstrasi damai lebih kuat dari tank.

Apakah Anda yang di sini mendukung kudeta? (Inkonstitusional, jawab massa)

Pertama, saya mengajak dialog kepada semuanya. Ini ideologi kami. Telah dibuktikan pasca revolusi 25 Januari.

Kedua, jangan dengarkan media yang bohong. Lihatlah massa yang berkumpul di sini. Berikan kabar yang benar.

Ketiga, kepada syeikh besar Al-Azhar, Anda tidak mewakili umat Islam saat menyetujui kudeta. Rakyat Mesir bersama presiden sah.

Kepada Paus Koptik, jangan mengatas-namakan umat Koptik. Anda hanyalah icon saja.

Kepada SCAF panglima tertinggi kalian adalah Muhammad Mursi.

Kami akan maju terus. Tidak ada yang bisa menghalangi kami. Tidak juga bui.

Kami telah merasakan pemerintahan militer yang tiran, dan kami tidak akan menerimanya kembali.

Wahai Rabb semesta alam kembalikanlah presiden Mursi ke istana negara.

Kita sangat yakin dengan pertolongan Allah. Dialah Yang Maha Kuat.

The Guardian: Kudeta Militer Awal Bencana Masa Depan Mesir


KAIRO -- Militer Mesir berhasil menggulingkan Mohammad Mursi dari kursi presiden pada Rabu (3/7) waktu setempat atau Kamis (4/7) dinihari WIB. Kudeta militer ini dianggap telah menghancurkan politik negara yang baru saja menghirup udara demokrasi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade itu.
Kudeta militer ini dinilai kolomnis di The Guardian, Jonathan Steele akan menjadi bencana bagi masa depan Mesir. Militer yang tampaknya mundur dari politik setelah lengsernya Hosni Mubarak pada Februari 2011 telah kembali melangkah ke arena kekuasaan.
Menurut Steele, menolak hasil pemilihan yang bebas dan adil serta mengesampingkan hukum negara merupakan langkah yang seharusnya tidak diambil militer.
"Kenyataan bahwa langkah tentara disambut oleh banyak kaum revolusioner yang pertama kali berani pergi ke jalan-jalan melawan Mubarak pada 2011 adalah komentar putus asa pada kenaifan politik dan kepicikan mereka," kata Steele.
Steele menekankan dia tidak mengatakan Presiden Muhammad Mursi tidak bersalah. Tuduhan politik melawannya panjang dan rinci dimana pelanggaran terburuk Mursi adalah penerbitan keputusan memperpanjang kekuasaannya pada November lalu. Tapi, dengan cepat Mursi mencabut keputusannya setelah ada protes.
Selama gejolak terbaru demonstrasi di jalanan, Steele mengatakan Mursi kembali menunjukkan kemauan untuk berkompromi dan menawarkan pembentukan pemerintahan persatuan nasional serta mempercepat pemilihan parlemen baru.
"Namun, membuatnya (Mursi) bertanggung jawab pada kekecewaan selama dua tahun terakhir adalah tidak masuk akal," ujar Steele.
Bahkan, Steele juga menyatakan pemimpin partai oposisi yang justru bertanggung jawab atas dominasi Ikhwanul Muslimin pada pemerintahan Mursi. Ini karena Mursi telah mengundang mereka (oposisi) untuk bergabung dalam kabinet, tapi tawaran Mursi tersebut ditolak.
Steele mengatakan banyak pihak yang mengancam demokrasi Mesir dari dalam tubuh negara. Hal itu seperti birokrasi yang masih terdiri dari pejabat Partai Nasional Demokrasi bekas Mubarak, pengusaha elite dan kroni-kroninya.
Dia menambahkan mereka yang percaya militer akan melestarikan kebebasan baru akan segera kecewa. Dalam sejarahnya dari Cile pada 1973 dan Pakistan pada 1999, kudeta militer yang pertama disambut meriah warga akan diikuti tahun-tahun penuh keputusasaan.
"Untuk Mesir yang mengikuti tradisi ini adalah bencana," cetus Steel.

*ROL


----
artikel asli:


Egypt's coup: a ruinous intervention

Jonathan Steele   
The Guardian, Wednesday 3 July 2013

Whether the Egyptian army's actions today and over the previous two days amount to a full-scale military coup can be debated. But what is clear beyond doubt is that they amount to a ruinous intervention in the politics of a country that had breathed the air of democracy for the first time for decades.

An army that appeared to be retreating from politics after the departure of Hosni Mubarak in February 2011 has stepped back into the arena again, first by issuing an ultimatum to an elected president to obey it or resign, and then by going through with its threat and laying out a road map that deposes him and suspends the constitution.

Rejecting the results of elections that were widely deemed to be free and fair and setting aside a country's basic law is a step that no army should ever take. The fact that the army's move has been welcomed by many of the revolutionaries who first had the courage to go into the streets against Mubarak in 2011 is a desperate commentary on their political naivety and shortsightedness.

This is not to say that President Mohamed Morsi is blameless. The political charge sheet against him is long and detailed, the worst offence being his issuance last November of high-handed decrees to extend his powers. But he quickly rescinded them after protests. During the latest turmoil on the streets, in spite of his defiant words about being ready to die, he again showed a willingness to compromise by offering to form a government of national unity and accelerate elections to a new parliament. But to make him entirely responsible for the disappointments of the past two years is absurd. It was not he but the supreme administrative court that dissolved the people's assembly, the lower house of parliament. It is not he but the leaders of the opposition parties who produced a government that was largely dominated by the Muslim Brotherhood. Morsi invited them to join the cabinet but they refused.

It certainly isn't the president who should be blamed for the failure of the Egyptian economy to provide enough jobs for tens of thousands of young people who are graduating every year, let alone for an older generation that is out of work. Morsi went along with the International Monetary Fund's plans for an end to subsidies on food and utility prices that would only create more austerity, but so did most of the established opposition leaders who are now clamouring for power. As for the failure of the tourism sector to revive, the main reason for the chaos and instability that put off outsiders rests with the constant street provocations of demonstrators.

Much has rightly been made of the threat to Egyptian democracy that comes from the so-called deep state: the still entrenched bureaucracy made up of officials of Mubarak's National Democratic party, elitist entrepreneurs who were his cronies, and an army hierarchy that exploited state assets or profited from newly privatised industries and trading companies. Some accused Morsi of joining the ranks of this authoritarian elite. But the real charge was that he did too little to challenge them or their footsoldiers, a corrupt and brutal police force. The irony of the events of the past few days is that those who are so energetically denouncing the president in Tahrir Square and the streets of other cities are falling into the trap made by the very elite they want to bring under control.

It is true that the Muslim Brotherhood and its supporters are social conservatives who may pose a threat to some Egyptians' civil rights. But the biggest and most immediate danger to the country is to the political rights that all Egyptians won with the overthrow of Mubarak. The abolition of one-party rule, the right of all kinds of political groups to organise freely, the lifting of media censorship, and the virtual curtailment of imprisonment for dissent are benefits that should not be abandoned lightly.

Those who believe that the military's main objective is to preserve the new freedoms will soon be disappointed. From Chile in 1973 to Pakistan in 1999 (and several times before that), long is the history of military takeovers that were welcomed in their first hours and days but regretted in the years of despair that followed. For Egypt to follow in that tradition is a disaster.

*http://www.guardian.co.uk/commentisfree/2013/jul/03/egypt-coup-ruinous-army

Kamis, 04 Juli 2013

Mengerikan! Hampir 100 Wanita Diperkosa di Mesir Saat Aksi Demo

Kairo, - Mengerikan! Hampir 100 wanita menjadi korban pemerkosaan yang merajalela di Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir selama empat hari aksi demo antipemerintah.

Hal tersebut disampaikan organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di New York, Amerika Serikat seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (3/7/2013).

"Massa melakukan serangan seksual dan dalam sejumlah kasus memperkosa setidaknya 91 wanita di Lapangan Tahrir... di tengah iklim kekebalan dari hukum," demikian disampaikan HRW dalam statemennya.

http://images.detik.com/content/2013/07/03/1148/173039_mesirrrdlm.jpg


HRW menyebutkan angka tersebut diperoleh dari kelompok antikejahatan seks Mesir, Egyptian Operation Anti-Sexual Harassment/Assault, yang membuka nomor hotline bagi para korban kejahatan seks. Disebutkan bahwa pada Minggu, 30 Juni lalu dilaporkan ada 46 kasus pemerkosaan, 17 kasus pada Senin, 1 Juli dan 23 kasus serupa pada Selasa, 2 Juli waktu setempat.

Menurut kelompok hak-hak wanita lainnya, Nazra for Feminist Studies, ada lima kasus pemerkosaan saat demonstrasi pada Jumat, 28 Juni waktu setempat.

HRW menyerukan pejabat-pejabat dan para tokoh politik Mesir untuk mengutuk dan segera mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi tingginya angka kekerasan seksual di Lapangan Tahrir yang menjadi ikon Kairo itu.

"Maraknya serangan seksual selama aksi demo di Lapangan Tahrir menekankan kegagalan pemerintah dan semua partai politik dalam menghadapi kekerasan yang dialami kaum wanita di Mesir setiap hari di tempat-tempat publik," cetus Joe Stork, wakil direktur HRW untuk Timur Tengah.

"Ini kejahatan serius yang menahan wanita untuk berpartisipasi penuh dalam kehidupan publik Mesir saat titik kritis perkembangan negara," imbuhnya.

Menurut HRW, beberapa wanita bahkan harus menjalani operasi usai mengalami pemerkosaan itu. "Mereka dipukuli dengan rantai logam, kayu dan kursi-kursi, dan diserang dengan pisau," demikian statemen HRW.

Beredar rumor bahwa pemerkosaan itu dilakukan para preman yang memanfaatkan ketiadaan aparat keamanan di lokasi dan mereka yakin akan lolos dari jeratan hukum. Namun sejumlah pihak mengatakan, kejahatan-kejahatan seks itu merupakan upaya terorganisir untuk mencegah kaum wanita ikut berdemo dan untuk merusak imej demonstrasi antipemerintah.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/03/172837/2291804/1148/mengerikan-hampir-100-wanita-diperkosa-di-mesir-saat-aksi-demo?991101mainnews

Jejak Politik Ajudan Bung Karno Hingga Jadi Ketua MPR !!

Jakarta - Sidarto Danusubroto ditunjuk Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi ketua MPR pengganti Taufiq Kiemas yang meninggal dunia. Seperti apa sepak terjang Pak Darto sampai selangkah lagi duduk di kursi ketua MPR?

Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto lahir di Pandeglang, Banten, pada 11 Juni 1936. Usianya di tahun 2013 ini menginjak 77 tahun. Saat ini ia menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI.

http://images.detik.com/content/2013/07/04/10/131729_sidarto.jpg 

Berdasarkan data yang dikutip dari Wikipedia, Kamis (4/7/2013), Sidarto menempuh pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, lulus tahun 1962. Dalam kurun waktu 1967-1968 dia ditunjuk menjadi ajudan Presiden RI pertama, Soekarno.

Sidarto pernah menjabat sebagai Kapolres Tangerang (1974-1975), Kadispen Polri (1975-1976), Kepala Interpol (1976-1982), Kepala satuan Komapta Polri (1982-1985), Wakapolda Jawa Barat (1985-1986), Kapolda Sumbagsel (1986-1988), dan Kapolda Jawa Barat (1988-1991).

Setelah pensiun dari tugasnya di kepolisian, ia aktif di PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati. Sidarto telah terpilih menjadi anggota DPR selama 3 periode sejak tahun 1999 lalu.

Saat ini Sidarto yang menjabat Ketua DPP PDIP diusulkan langsung oleh Megawati menjadi ketua MPR RI. Sidarto mengalahkan calon lain yang muncul seperti Tjahjo Kumolo, Puan Maharani, dan Pramono Anung.

Besok Jumat (5/7) Sidarto akan resmi dilantik menjadi Ketua MPR RI hingga tahun 2014 mendatang. Sidarto mengemban tugas meneruskan sosialisasi 4 pilar yang digagas Taufiq Kiemas yang kini telah beristirahat selamanya.

Selamat bertugas, Pak Darto!






sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/04/131146/2292518/10/jejak-politik-ajudan-bung-karno-hingga-jadi-ketua-mpr?nd772204btr

Rabu, 03 Juli 2013

Paksa Presiden Mesir Mundur, Militer Mesir Dikabarkan Bentuk Dewan Kepresidenan

Kairo, - Militer Mesir mengultimatum Presiden Mesir Mohamed Morsi dalam waktu 48 jam untuk mengundurkan diri atau dimundurkan. Militer Mesir sudah mengatur 3 orang yang akan ditempatkan di Dewan Kepresidenan.
http://images.detik.com/customthumb/2013/07/03/1148/morsialjazeerad.jpg?w=460 

Dewan Kepresidenan ini akan dipimpin petinggi Mahkamah Agung, demikian diberitakan koran pemerintah, Al Ahram yang dilansir dari Jerusalem Post, Rabu (3/7/2013).

Dewan Kepresidenan ini merupakan bagian dari rencana Militer Mesir untuk memundurkan Morsi secara legal dengan transisi yang netral. Masa transisi akan berlangsung 9-12 bulan, di antara masa-masa itu akan disusun konstitusi baru yang akan menetapkan jalan untuk pemilu presiden berikutnya.

Pemimpin militer Mesir menyatakan bahwa militer siap mati untuk membela rakyat Mesir melawan hal yang disebut sebagai teroris dan penipu. Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah Presiden Morsi menegaskan tidak akan mundur.

Militer memberi tenggat waktu hingga pukul 14.30 waktu setempat hari ini (03/07) kepada presiden untuk mengatasi krisis ini.

Sebelumnya pada Minggu, 30 Juni waktu setempat, jutaan demonstran tumpah-ruah ke jalan-jalan di berbagai wilayah Mesir untuk menuntut pengunduran diri Morsi.

Morsi yang terpilih secara demokratis itu dianggap tidak memenuhi janji-janji reformasinya. Pemimpin yang baru menjabat satu tahun itu, juga dituding lebih memprioritaskan kepentingan kelompoknya, Ikhwanul Muslimin.





sumber | klik77.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/03/172941/2291803/1148/paksa-morsi-mundur-militer-mesir-dikabarkan-bentuk-dewan-kepresidenan?9922022

Digulingkan Militer Mesir, Morsi Jadi Tahanan Rumah!!

Kairo - Nasib sial terus dialami oleh Mohamed Morsi. Usai digulingkan militer Mesir dari kursi kepresidenan, Morsi kini harus berada di dalam tahanan rumah.
http://images.detik.com/customthumb/2013/07/04/1148/073508_morsidalam.jpg?w=460 

"Morsi dan seluruh tim kepresidenan saat ini berada dalam tahanan rumah," ujar putra salah satu staf Morsi, Gehad El-Haddad seperti dilansir dari AFP, Kamis (4/7/2013).

Ayah Gehad, Essam El-Haddad merupakan orang kepercayaan Morsi. Essam diyakini juga salah satu orang yang ikut ditahan akibat kudeta militer ini.

Morsi saat ini sudah dipindahkan dari kantor presiden ke sebuah tempat yang masih dirahasiakan. Seluruh akses informasi mengenai keberadaan Morsi kini diputus. Banyak kalangan meyakini Morsi di tahan di sebuah fasilitas militer.

Orang-orang terdekatnya juga tidak bisa lagi mendapat akses informasi soal kondisi Morsi. Ia ditahan terpisah dari grup kepresidenan.

Kerusuhan akibat jatuhnya Morsi semakin melebar. Total korban tewas hingga saat ini menjadi delapan orang. Sebanyak 343 orang terluka akibat bentrokan di seluruh Mesir.

Pasukan keamanan Mesir juga telah mengklaim berhasil menangkap pemimpin Ikhwanul Muslimin, Saad el-Katatni dan Rashad Al-Bayoumi. Keduanya kini sudah ditahan.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengumumkan penggulingan Morsi dari kursi kepresidenan. Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir ditunjuk untuk menjadi pemimpin sementara hingga pemilu kembali digelar.





sumber | klik77.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/04/073253/2292112/1148/usai-digulingkan-militer-mesir-morsi-jadi-tahanan-rumah?9911012

Ini Deklarasi Pertama Capres Cawapres 2014!!


http://javanews.co/wp-content/uploads/2013/07/243819_10271001072013_Wiranto-HT.jpgJakarta - Hanura membuat langkah mengejutkan menjelang Pemilu 2014. Hari ini, partai yang identik dengan warna oranye ini akan mendeklarasikan pasangan Wiranto-Hary Tanoesudibjo (HT) sebagai capres dan cawapres.

Deklarasi Wiranto-HT akan dilakukan di Hotel Grand Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2013) pukul 10.00 WIB. Ini adalah deklarasi pertama pasangan capres-cawapres untuk Pemilu 2014.

Ketua DPP Hanura Saleh Husin menyebut alasan di balik deklarasi dini ini adalah desakan dari arus bawah Partai Hanura. Desakan ini sudah tak terbendung sehingga harus ada langkah konkret berupa deklarasi.

"Biar mereka tidak gelisah dan fokus bekerja serta all out sehingga apa yang menjadi target tercapai," ujar Saleh saat berbincang, Senin (1/7/2013) malam.

Menurut Saleh, Wiranto-HT adalah pasangan ideal. Keduanya diyakini akan saling melengkapi dengan gaya kepemimpinan masing-masing.

"Kami memang melihat pasangan ini cukup ideal, serasi dan saling menunjang serta melengkapi jika ditinjau dari berbagai sudut manapun," ujar anggota Komisi V DPR ini.

Deklarasi Wiranto-HT ini adalah deklarasi tercepat untuk Pemilu 2014. Sebelumnya belum pernah ada yang mendeklarasikan pasangan capres-cawapres.






sumber | klik77.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/02/055139/2289653/10/wiranto-ht-akan-deklarasi-capres-cawapres-di-hotel-grand-mercure-jakpus?ntprofil

Meski Banyak Penolakan, RUU Ormas di Ketok!!!

http://images.detik.com/content/2013/07/02/10/124919_dpr.jpg


Jakarta - Meski menuai banyak penolakan dari beragam ormas, DPR akhirnya mengesahkan RUU Ormas menjadi Undang-undang. UU Ormas diketok setelah voting yang cukup alot.

Pembahasan RUU Ormasi di Paripurna DPR berlangsung alot hingga dead lock. Kemudian ditempuh mekanisme voting untuk mengambil keputusan. Dari 361 anggota DPR yang hadir, 311 anggota mendukung pengesahan UU Ormas dan hanya 50 orang yang menolak.

Voting berlangsung ricuh karena anggota DPR berebut interupsi. Sejumlah anggota DPR mengingatkan agar anggota lain tertib. "Voting mekso (memaksa)," teriak salah seorang anggota dewan di tengah persiapan voting pengesahan UU Ormas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Sebanyak 6 faksi yakni PD, Golkar, PDIP, PKS, PPP, dan PKB mendukung pengesahan UU Ormas. Total suara 6 fraksi ini adalah 311 suara. Sementara ada 3 fraksi yang menolak yakni PAN, Gerindra, dan Hanura. Total suara ketiga fraksi ini cuma 50 orang.

Setelah itu hasil voting disampaikan oleh pimpinan rapat, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Taufik meminta persetujuan dewan untuk mengesahkan UU Ormas.

"Apakah dapat disetujui RUU Ormas ini?," kata Sekjen PAN tersebut.

"Setuju," sambut anggota dewan. Dan "Tok," UU Ormas resmi diketok palu menjadi Undang-undang, di tengah kontroversi di masyarakat.





sumber | klik77.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/07/02/124811/2290066/10/tok-dpr-resmi-sahkan-uu-ormas?nd772204btr

Rabu, 26 Juni 2013

SBY bakal Turunin Harga BBM di 2014?

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan memprediksi, pada awal tahun 2014 mendatang, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakalan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
http://ceritamu.com/uploads/posts/2013/06/26/4420bb5163f80342ce7aa1234e1544e0770eb13d.JPG 

Menurut politikus PDI Perjuangan, TB Hasanudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin kemarin, menurut data intelijen, kalo liat dari karakternya Pak SBY, mungkin Januari atau Februari BBM akan diturunkan. Entah itu Rp250 atau Rp500 perak.

Hasanudin meyakini, kebijakan pemerintah buat naikkin harga BBM terkesan dipaksain. Soalnya, menurutnya, hal itu berkaitan dengan peningkatan citra Partai Demokrat menjelang Pemilu 2014, apalagi terkait dengan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

"Mungkin menjadi Rp6.000, dan itu sebetulnya kembali ke basic, tidak menaikan harga BBM. Memang tujuannya untuk pencitraan, itu harus dicatat. Saya kalau taruhan pasti menang," tegas Wakil Ketua Komisi I ini.

Jadi… Percuma aja sih sebagus apapun pencitraannya, rakyat Indonesia sekarang udah pintar ko hehe…





sumber | iniunic.blogspot.com | http://nasional.lintas.me/go/ceritamu.com/sby-bakal-turunin-harga-bbm-di-2014

Senin, 24 Juni 2013

Ini Plus Minus Kalau Jokowi Nyapres 2014

sejumlah hasil survei capres 2014 emang nunjukkin kalo pak Jokowi berpeluang menang Pemilu. Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Dodi Ambardi mengatakan, Gubernur Joko Widodo cukup berpeluang untuk maju sebagai calon presiden 2014. Ini merupakan suatu momentum yang besar juga untuk Jokowi.
http://ceritamu.com/uploads/posts/2013/06/24/922a54dc1c78451571ffe16b1ea88d0c4035c3e4.jpg 

Menurut Dodi, posisi Jokowi sebagai terpopuler dalam sejumlah lembaga survei memberikan keuntungan. Popularitas Jokowi makin melejit setelah berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta pada September 2012 lalu. Bagi kalangan politisi, kata dia, ini adalah momentum yang tepat bagi pak Jokowi untuk menjadi presiden.

Soalnya, belom tentu juga kalo tahun 2019 nanti dia bakal tetep populer dan memiliki momentum seperti ini.

Sesuai survei BPS tahun 2010, jumlah masyarakat perkotaan di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 10 angka menjadi 50 persen. Kondisi itu membuat peluang Jokowi untuk menjadi presiden terbuka lebar. Namun, pak Jokowi bisa terganjal dengan janjinya untuk menuntaskan lima tahun masa jabatan gubernur DKI Jakarta. Lawan politik juga bakal menuding Jokowi melanggar janjinya. Publik juga kemungkinan menilai Jokowi ga konsisten dengan ucapannya.

Selain itu, publik yang berpendidikan basis utama pendukung Jokowi cenderung menyukai pemimpin yang benar-benar merintis karir politiknya. Karir politikus yang ideal, kata Dodi, adalah orang yang benar-benar memulai karirnya dari tingkatan terkecil. Ini mirip dengan perjalanan politik Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

Dodi juga menjelaskan, Obama memulai karir politiknya dengan menjadi aktivis lingkungan. Setelah itu, dia menjadi aktivis tingkat kota hingga akhirnya menjadi senator negara bagian. Di mata publik, politikus itu sudah terbukti pada tingkatan yang lebih kecil sebelum menjadi presiden.

Jokowi sendiri hingga saat ini dinilai belum menghasilkan perubahan yang berarti di Jakarta. Program kerjanya sebagai gubernur masih belom bisa dinilai karena masa jabatannya masih terlalu singkat. Saat ini juga masih terdapat keraguan apakah pak Jokowi mampu membenahi masalah banjir dan macet yang sudah akut di ibukota apa ngga.

Jokowi saat ini masih sebagai unproven leader yaitu pemimpin yang belom terbukti kerjanya. Begitu pun saat menjadi Wali Kota Solo, banyak pihak yang menilai kalo keberhasilan Jokowi sebagai wali kota ga lepas dari peran wakilnya, FX Rudi Hadyatmo.

Karena itu, pak Jokowi diminta untuk membuktikan dulu keberhasilan sebagai pemimpin sebelum memutuskan menjadi presiden. Menurut Dodi emang sih harus ngambil risiko. Kalo berhasil di Jakarta prospeknya sangat kuat, tapi kalo gagal momentum yang sangat bagus juga akan lewat.






sumber | klik77.blogspot.com | http://nasional.lintas.me/go/ceritamu.com/ini-dia-plus-minus-jokowi-kalo-jadi-capres-2014

Selasa, 18 Juni 2013

Jokowi Di semprot "Atasan"nya !!

Perang urat syaraf antara pemprov DKI dan Mendagri bakalan pecah kembali pasca di umumkannya kenaikan harga BBM disertai dengan launching produk penawar rasa sakit instan yang bernama Balsem


Tolak BLSM, Jokowi "Disemprot" Mendagri




JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo termasuk salah satu tokoh yang menentang program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta agar Jokowi menghormati keputusan yang sudah dibuat pemerintah pusat tersebut.

"Saya berharap kepada semua kepala daerah, ini kebijakan nasional yang sudah dilakukan kajian berbulan-bulan. Dari berbagai aspek dan sudah diputuskan kepala daerah sebagai bagian dari sistem nasional, saya berharap semuanya loyal," tegas Gamawan, saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (17/6/2013).

Gamawan mempersilakan Jokowi jika mempunyai aspirasi sendiri dapat diterapkan di Jakarta. Namun BLSM ini, kata dia, adalah program pemerintah untuk menyejahterakan rakyat. Oleh karena itu, Jokowi harus mendukung progam kompensasi kenaikan harga BBM.

"Kalau ada aspirasi, mau diterjemahkan di daerah, mau dengan program sendiri, silakan. Tapi ini program nasional yang harus ditaati," jelasnya.

Lebih lanjut Gamawan memperingatkan kepada kepala daerah lainnya yang diusung oleh partai politik penolak kenaikan harga BBM untuk dapat menghormati program BLSM itu. Karena ketika keputusan BLSM ini diputuskan, terangnya, maka sebagai gubernur, bupati, dan walikota, mereka adalah bagian subnasional yang harus menjalankan program nasional pemerintah tersebut.

"Saya perlu memberikan warning kepada kepala daerah, karena secara politik mungkin kepala daerah diusung oleh salah satu partai yang tidak setuju dengan pemberian BLSM kita hormati. Tapi sebagai kepala daerah, dia bagian dari sistem nasional. Dan saya harapkan ini (kepala daerah) menaati semua," tegasnya.




sumber | iniunic.blogspot.com | http://forum.detik.com/jokowi-di-semprot-atasan-nya-t722536.html

Sentilan Kocak di Tengah Voting Paripurna DPR

http://images.detik.com/content/2013/06/17/10/220930_puriponoss.jpg

Jakarta - Pembahasan RAPBN-P 2013 diselesaikan DPR melalui voting. Beberapa anggota melempar sentilan kocak, memecah ketegangan. Dari ledekan soal fushtun untuk PKS sampai sentilan lucu lainnya.

"Bu Lily berdiri... Gus Choi.. Gus Choi berdiri," kata salah seorang anggota DPR saat Ketua DPR Marzuki Alie membimbing voting anggota FPKB yang menolak kenaikan harga BBM untuk berdiri.

Hal ini terjadi di tengah voting pengambilan keputusan rapat paripurna BBM tentang RAPBN-P 2013 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Memang saat ini semua anggota F-PKB DPR sekata mendukung kebijakan pemerintah. Dua anggota yang hobi mbalelo, Lily Wahid dan Effendi Choirie (Gus Choi), telah diberhentikan dari DPR.

Sentilan kocak terus dilempar anggota selama voting. Saat anggota F-PPP DPR Ahmad Yani berdiri bersama anggota lainnya memberikan dukungan terhadap pengesahan APBN-P 2013, para anggota DPR pun melempar sentilan.

"Yani nggak konsisten, dapil lihat kami Yani," seru salah seorang anggota DPR.

"Belum DCT Yani nggak berani, takut dipecat Yani," sambung salah seorang anggota DPR, Yani pun hanya tersenyum.

Giliran PKS, sejumlah anggota DPR pun melempar sentilan. Saat anggota DPR dari PKS menolak pengesahan APBN-P 2013, sejumlah anggota DPR bersuara miring.

"Pustun-nya mana pustun...," ledek salah seorang anggota DPR.
"Pustun Jawa sarkiyah," sambung anggota DPR lainnya.

Partai Golkar pun tak luput dari godaan. "Mana suara rakyat, ini untuk rakyat," goda anggota DPR lainnya.

Partai Demokrat pun digoda. "Anas berdiri Anas, Anas tolak kenaikan BBM," ledek anggota DPR lainnya.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/06/17/220844/2276210/10/sentilan-kocak-di-tengah-voting-paripurna-dpr-pushtun-sampai?991104topnews

Ada Hal Lain yang Harus Dinaikan daripada BBM

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/04/14/200480_megawati-pimpin-deklarasi-pasangan-cagub-ganjar-heru_663_382.jpg

news – Partai Demokrat mengkritik PDIP yang menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dan malah mengajukan alternatif postur APBN-P sebagai tandingan RAPBN-P 2013 yang saat ini tengah dibahas pada rapat paripurna DPR, Senin 17 Juni 2013.

“Kalau ada alternatif untuk tidak naikkan BBM, harusnya dilakukan saat dulu berkuasa,” kata politisi Demokrat Achsanul Qosasi mewakili Fraksi Demokrat di rapat paripurna DPR. Untuk diketahui, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dua kali menaikkan harga BBM ketika menjabat sebagai presiden.

Megawati pertama kali menaikkan harga BBM dari Rp1.450 menjadi Rp1.550 per liter pada Maret 2002. Ia kembali menaikkan harga BBM dari Rp1.550 menjadi Rp1.810 per liter pada Januari 2013. Ketika Megawati menjabat sebagai Wakil Presiden RI di masa pemerintahan Gus Dur pun, harga BBM naik sebanyak dua kali.

Hal ini pun telah disinggung langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun lalu. “Sejak Indonesia merdeka, sejarah mencatat terjadi 38 kali kenaikan harga BBM. Tujuh kali kenaikan harga BBM terjadi di era reformasi, termasuk di era Gus Dur dan Megawati. Sementara dalam pemerintahan saya, terjadi 3 kali kenaikan harga BBM dan 3 kali penurunan harga BBM,” kata SBY pada 31 Maret 2012.

Apapun, PDIP berpendapat kenaikan harga BBM saat ini tidak tepat. Partai banteng moncong putih itu bersikukuh ada alternatif lain untuk menyehatkan fiskal negara tanpa menaikkan harga BBM, misalnya dengan menaikkan bea cukai rokok dan minuman beralkohol. “Ada perusahaan rokok yang memproduksi 24 miliar batang per tahun. Kalau harga rokok dinaikkan Rp100 rupiah saja, pemasukan pajak bisa Rp2 triliun,” kata politisi PDIP Maruarar Sirait dalam sidang paripurna DPR.

Sebelumnya Menkeu mengatakan, pemerintah harus menaikkan harga BBM bersubsidi karena neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit sebesar US$1,62 miliar pada April 2013. Salah satu hal yang mendorong terjadinya defisit adalah karena adanya kenaikan impor migas sebesar 9,5 persen dari US$3,6 miliar pada Maret menjadi US$3,9 miliar pada bulan April.

“Oleh karena itu sangat mendesak untuk menaikkan BBM, karena hal ini menjadi penyebab impor migas,” ujar Chatib. Menurutnya, peningkatan konsumsi BBM bersubsidi masyarakat tidak seimbang dengan produksi minyak Indonesia yang terus menurun ke depannya. Untuk itu kenaikan harga BBM diharapkan dapat mengendalikan konsumsi BBM masyarakat.






sumber | iniunic.blogspot.com | http://politik.news.viva.co.id/news/read/421454-tolak-bbm-naik--pdip-dikritik-demokrat

Senin, 17 Juni 2013

Ini dia Peta Kekuatan di DPR Jika Paripurna Soal BBM Berakhir Voting

Paripurna pengesahan rancangan APBN-P 2013 berlangsung panas dan diprediksi akan berakhir dengan voting. Bagaimana peta kekuatan fraksi-fraksi jika akhirnya jalan pengambilan suara terbanyak yang ditempuh?

Sebelum dibawa ke paripurna, rancangan APBN-P 2013 telah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Di Banggar, fraksi-fraksi telah menyampaikan pandangannya.

Berdasarkan paparan Ketua Banggar Achmadi Noor Supit dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2013), ada enam fraksi yang mendukung postur APBN-P 2013 yang disesuaikan dengan rencana kenaikan harga BBM.

Fraksi Partai Demokrat, Golkar, PPP, PAN, dan PKB dengan tegas mendukung rancangan APBN-P 2013. Gerindra juga menunjukkan dukungan, namun dengan catatan.

Sedangkan tiga fraksi lain, yaitu PDIP, PKS dan Hanura menolak kenaikan harga BBM. Bahkan PDIP dan PKS menyiapkan postur APBN-P 2013 tandingan dengan asumsi tak ada kenaikan harga BBM.

Dengan peta demikian, jika terjadi voting, maka bisa dipastikan fraksi yang menolak APBN-P akan kalah. Dalam voting, gabungan enam fraksi akan menghasilkan 392 suara. Sedangkan gabungan tiga fraksi hanya 168 suara.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/06/17/143742/2275628/10/ini-peta-kekuatan-di-dpr-jika-paripurna-soal-bbm-berakhir-voting?991101mainnews