Pembuktian ini salah satunya dikemukakan dalam Dalil Peano yang mendefinisikan bilangan asli \mathbb{N}. \mathbb{N} adalah himpunan terkecil memenuhi dalil:
1 terdapat pada \mathbb{N}
Jika ada x pada \mathbb{N}, maka penggantinya x' di \mathbb{N}
Tidak ada x sedemikian hingga x'=1
Jika x bukan 1, maka terdapat y di dalam \mathbb{N} sedemikian hingga y'=x
Jika \mathbb{S} adalah himpunan bagian dari \mathbb{N}, 1 terdapat di \mathbb{S}, dan implikasinya
(x \in \mathbb{S} \Rightarrow x' \in \mathbb{S}) , berlaku \mathbb{S}=\mathbb{N}
Lalu kita mendefinisikan penjumlahan secara rekursif:
Definisi I:
Jika b bukan 1, kita misalkan c '= b, dengan c di \mathbb{N} (dalil(4)), dan didefinisikan a + b = (a + c) '
Sekarang kita definisikan 2:
Definisi II:
2 = 1 '
2 terdapat pada \mathbb{N} oleh dalil 1, 2, dan definisi 2.
Teorema:
1 + 1 = 2
Bukti:
Dari Definisi I, a + b = a ', kita substitusikan $latex a = b = 1$. Didapat
1 + 1 = 1 '
dan dengan mengaplikasikan definisi II 2 = 1 ' diperoleh
1 + 1 = 2 .QED
sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014977325/matematika-kenapa-11--2/

